Biografi Anas Urbaningrum - Ketua Umum Partai Demokrat 2010-2015

Posted by Biografi | Profil | Biodata Monday, 18 January 2010 1 comments
Biografi Anas Urbaningrum, Profil Anas Urbaningrum dan Biodata Anas Urbaningrum

Nama: Anas Urbaningrum

Tanggal Lahir: 15 Juli 1969
Tempat Lahir: Blitar, Jawa Timur,
Agama: Islam

Pekerjaan: Anggota DPR RI

Jabatan: Ketua Umum Partai Demokrat 2010-2015

Istri: Athiyyah Laila

Anak :   

Akmal Naseery
Aqeela Nawal Fathina
Aqeel Najih Enayat
Aisara Najma Waleefa


Pendidikan: 
  • Sarjana Ilmu Politik Universitas Airlangga  tahun 1992
  • Magister Sains Ilmu Politik UI  tahun 2000
  • Program doktor di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta

Pemilu, dalam pandangan Ketua DPP Partai Demokrat, mantan Ketua Umum PB HMI periode 1997 1999 dan mantan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), ini adalah sebuah kompetisi berbagai kekuatan politik. Karena Pemilu harus membuka peluang terjadinya kompetisi yang fair dan transparan.


Maksudnya, masing masing kontestan Pemilu memiliki kesempatan dan peluang yang sama, untuk mengekspresikan ideologi politik masing masing. Melalui mekanisme itu akan terjadi proses belajar antara satu kontestan dengan kontestan yang lain, serta terbangun pluralisme politik. "Rakyat yang akhirnya akan memberikan penilaian. Sebab rakyatlah juri yang paling adil," kata mantan Ketua Umum PB HMI periode 1997 1999 ini.

Jangan mengaitkan usia dengan karier atau jabatan," ujar Drs. Anas Urbaningrum, MA. singkat. Laki laki kelahiran Blitar, 32 tahun yang lalu ini, tercatat sebagai anggota paling muda di antara sebelas anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Anas memang dikenal sebagai figur yang cerdas dan berpenampilan kalem. Walau kalem, dalam berbagai forum ia bisa galak. Kolomnis sejumlah media dan Direktur Komunitas untuk Transformasi Sosial (Katalis), ini juga piawai beretorika baik lisan maupun tulisan, suatu hal yang jarang ditemukan pada orang seusianya.

Sejak SD hingga perguruan tinggi, ia selalu juara. Mahasiswa Teladan dan lulusan terbaik Universitas Airlangga ini, juga dikenal aktif berorganisasi sejak SMP. Saat sekolah di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kunir, Blitar ia tercatat sebagai Sekretaris OSIS. Lalu menjadi Pengurus OSIS SMA Negeri Srengat, Blitar.
Dari OSIS, Anas melangkah lebih jauh, memimpin organisasi kemahasiswaan berskala nasional: Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Anas adalah Ketua Umum PB HMI periode 1997 1999.

Sebelum terpilih menjadi anggota KPU, Anas sempat pula berkantor di tempat yang sama tahun 1999. la saat itu sebagai anggota Tim Persiapan Pembentukan KPU sekaligus anggota Tim Verifikasi Partai Politik Peserta Pemilu, yang dikenal pula dengan sebutan Tim Sebelas. Alumni Pasca Sarjana UI ini, juga tercatat sebagai anggota Tim Revisi Paket Undang Undang Politik yang dibentuk Departemen Dalam Negeri.

Sekarang Anas Menjabat Anggota DPR RI  dan Sekaligus sebagai Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2010-2015.


Riwayat pekerjaan

    * Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat 2010-2015
    * Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Periode 2009-2014
    * Pimpinan Kolektif Nasional KAHMI, 2009
    * Ketua Yayasan Wakaf Paramadina, 2006-sekarang
    * Ketua DPP Partai Demokrat, 2005-sekarang
    * Anggota KPU Periode 2001-2005
    * Anggota Tim Seleksi Parpol Peserta pemilu 1999 (tim 11), 1999
    * Anggota Tim Revisi UU Politik (tim 7), 1998
    * Ketua Umum PB HMI Periode 1997-1999

Buku dan karya ilmiah
1. Bukan Sekadar Presiden, 2009
2. Takdir Demokrasi, 2009
3. Menjemput Pemilu 2009, Jakarta : Yayasan Politika, 2008
4. Melamar Demokrasi, Jakarta : Republika, 2004
5. Islamo-demokrasi : Pemikiran Nurcholish Madjid, Jakarta : Republika, 2004
6. Pemilu Orang Biasa, Jakarta : Republika, 2004
7. Ranjau-Ranjau Reformasi : Potret Konflik Politik Pasca Jatuhnya Soeharto, Jakarta : Raja   Grafindo Persada, 1999.
8. Jangan Mati Reformasi, Jakarta : Yayasan Cita Mandiri Indonesia, 1999.
9. Menuju Masyarakat Madani : Pilar dan Agenda Pembaruan, Jakarta : Yarsif Watampone, 1997.

Referensi: tokohindonesia.com dan id.wikipedia.com

1 comments:

bagus_group@yahoo.com said...

Semoga menjadikan Mas Anas lebih bijaksana dan arif dalam melangkah ke depan...
Sukses dan maju terus...

Post a Comment